Cara Menanam Bibit Mangga di dalam Keranjang (Pot)
Bibit dalam keranjang atau pot ini dapat berupa bibit hasil cangkokkan atau okulasi, maka harus lebih hati-hati menanamnya, sebab susunan akarnya masih lembut dan lemah.
Sebelum bibit ditanam harus disiapkan lubah terlebih dahulu. Lubang tersebut dibiarkan terbuka selama 2 - 3 minggu. Sesudah itu lubang baru ditutup kembali dengan tanah yang dicampur Pupuk Kandang.
Penutupan lubang harus penuh, dan bahkan sampai meluap dengan bentuk yang cembung. Sementara menunggu lubang dibuka kembali, bibit ditempatkan pada tempat yang teduh atau terlindungi dari sengatan sinar matahari dan hujan, sekaligus untuk menyesuaikan dengan lingkuran yang baru.
Setelah semuanya siap, luba dibuka kembali dengan kedalaman 20-30 cm, lebar 30 x 30 cm, kemudian bibit beserta keranjang dimasukkan ke dalam bulang ini.
Sebelum bibit dalam keranjang ditimbun tanah, keranjang harus diiris dan dibuang. Pengirisan keranjang harus dilakukan hati-hati, supaya tanah tidak banyak yang pudar, kemudian tanah diratakan.
Kedalaman penanaman bibit ini hanya sampai leher akar saja, yaitu batas antara pangkal akar dengan batang diatasnya; batang diatas pangkal pohon itu jangan sampai tertimbun.
Maksud penanaman bumbunan yang agak tinggi ialah untuk menghindari agar tanah itu jangan banyak turun. Sebab jika tanah itu turun, pada saat hujan akan menimbulkan genangan air, yang mengakibatkan bibit penyakit mudah berinfeksi pada tanaman.
Setelah tanah di sekitar batang tanaman tertimbun rata, kemudian tanah dipadatkan dengan cara diinjak-injak dengan kaki, tetapi jangan terlalu dekat pada batang, sebab akan merusak perakaran.
Jika sesudah bibit selesai ditanam. tetapi tidak ada hujan, sebaiknya dilakukan penyiraman. Supaya batang tidak terlalu banyak bergerak akibat angin, maka di sisi kanan kiri diberi tonggak menyilang.
.webp)
